Ruang Lingkup Ekonomi





A. Definisi Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi lahir pada abad 18. Buku yang pertama kali mengupas mengenaimasalah-masalah ekonomi adalah buku karangan Adam Smith tahun 1776 dengan judul"AN INQUIRY INTO THE NATURE AND CAUSES OF WEALTH OF NATIONS.
Paul A. Samuelson mendifinisikan ilmu ekonomi sebagai berikut : "Ilmu ekonomiadalah studi mengenai bagaimana cara manusia dan masyarakat sampai kepada pilihan(dengan atau tanpa uang) untuk menggunakan sumber-sumber ekonomi yang terbatasyang dapat mempunyai kegunaan-kegunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai macambarang dan mendistribusikan untuk konsumsi baik sekarang maupun masa yang akandatang diantara berbagai orang dan golongan dalam masyarakat".
Kebutuhan adalah kegunaan yang timbul dalam diri manusia dan masyarakat dalambentuk tuntutan untuk memperoleh pemenuhannya. Kebutuhan dapat dikelompokanmenjadi dua :
1.       Kebutuhan ekonomi adalah kebutuhan akan barang-barang keperluan hidup yangdapat dinilai dengan uang, misalnya makan dan minum.
2.      Kebutuhan non ekonomi adalah kebutuhan yang tidak dapat dinilai dengan uang.
Kebutuhan ekonomi pada dasarnya bersifat :
1.         Berbeda untuk setiap orang maupun kelompok.
2.        Tidak sama sepanjang waktu.
3.        Berkembang dalam jumlah dan kualitasnya.
4.        Saling melengkapi atau saling berlawanan.
Dari segi kepentingannya kebutuhan dibedakan menjadi :
1.       Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi, misalnya makandan minum.
2.      Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang harus dipenuhi supaya orang dapathidup lebih baik, misalnya buku bacaan.
3.      Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang bisa dipenuhi setelah kebutuhan sekunder,misalnya berlibur keluar negeri.
Dari segi sifatnya, kebutuhan dibedakanmenjadi :
1.                   Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan material seperti rokok.
2.                  Kebutuhan rohani adalah kebutuhan jiwa seperti agama.

Dari segi tujuannya, kebutuhan dibedakan :
1.                   Kebutuhan individual adalah kebutuhan perorangan, seperti mandi.
2.                  Kebutuhan sosial adalah kcbutuhan untuk masyarakat, seperti tempat ibadah.

Dari segi waktunya, kebutuhan dibedakan :
1.       Kebutuhan sekarang adalah kcbutuhan untuk masa sekarang, seperti buku pelajaranbagi pelajar.
2.      Kebutuhan masa yang akan datang adalah kebutuhan untuk waktu mendatang, sepertirumah setelah menikah.

Guna adalah nilai dari suatu barang untuk memenuhi kebutuhan atau kepuasan yangdiperoleh dari barang yang dimiliki. Dengan demikian. kegiatan dalam menciptakanguna berarti menghasilkan barang yang mempunyai nilai yang biasa disebut produksi.
Dari segi pengorbanan yang dikeluarkan untuk memperoleh barang,maka barangdibedakan menjadi:
1.       Barang bebas adalah semua benda yang mempunyai guna, dimana jumlahnya tidakterbatas dan diperoleh tanpa ada pengorbanan yang berarti yang dapat dinilai denganuang. Misalnya udara.
2.      Barang tidak bebas/ekonomis adalah semua benda yang mempunyai nilai/guna danjumlahnya terbatas, sehingga untuk mcmperolehnya diperlukan pengorbanan, Misalnya semen.
Dari segi pemilikannya, barang ekonomis dibedakan :
1.                   Barang privat adalah barang milik perseorangan, seperti sepatu.
2.                  Barang publik adalah barang milik umum, seperti jalan.
Dari segi pemakaiannya, barang ekonomis dibedakan :
1.       Barang konsumsi adalah barang yang dapat memuaskan kebutuhan secara langsung, seperti rokok.
2.      Barang produksi adalah barang yang merupakan alat pembantu dalam proses produksi,seperti mesin.
Dari segi sifat pemakaiannya. barang ekonomis dibedakan menjadi :
1.       Barang substitusi adalah barang barang yang saling menggantikan emakaiannya, Misalnya beras dan jagung.
2.      Barang komplementer adalah barang-barang yang pemakaiannya harus bersamasama.Misalnya rokok dan pipa.
Dari segi sifatnya, barang ekonomis dibedakanmenjadi :
1.                   Barang kongkret adalah barang yang nyata atau dapat dilihat. Misalnya martil.
2.                  Barang abstrak adalah barang yang tidak nyata atau tidak dapat dilihat. Misalnyalagu.
Sumber produksi adalah segala sesuatu yang dapat dipakai untuk menghasilkan alat-alatpemenuhan kebutuhan. Sumber produksi dibedakan menjadi :
1.       Sumber daya alam adalah sumber-sumber produksi yang berasal dari alam. Misalnyaair dan tanah.
2.      Sumber daya manusia adalah sumber produksi yang ada pada manusia. Misalnya pikiran dan tenaga.
3.      Sumber ekonomi buatan manusia adalah sumber produksi yang dihasilkan olehmanusia. Misalnya mesin dan gedung.
4.      Entrepreunership (kepengusahaan).
Ilmu ekonomi merupakan kelompok ilmu sosial karena yang menjadi sasaran studinyaadalah perilaku masyarakat. Namun ilmu ekonomi berbeda dengan ilmu sosial lainnya,sebab ilmu ekonomi mempelajari masyarakat dari segi pemenuhan kebutuhan denganmemilih sumber-sumber produksi yang terbatas dan cara pemakaiannya yang palingtepat. Dalam praktek sulit memisah-misahkan mana yang termasuk dalam perilaku ekonomidan yang tidak, sebab struktur ekonomi suatu negara sangatlah rumit dan kompleks.
Untuk dapatmenerangkan suatu kegiatan ekonomi, maka dapat digunakan cara-cara
penyelidikan sebagai berikut :
1.                   Menyederhanakan persoalan-persoalan yang dihadapi dengan jalan membuat beberapaasumsi dan model dari keadaan yang diselidiki.
2.                  Mengadakan penelitian terhadap masalah yang terjadi agar dapat ditarik suatu kesimpulan.

Hukum ekonomi adalah kesimpulan umum dari persoalan-persoalan eknomi yang
terjadi berulangkali. Sekumpulan hukum ekonomi disebut teori ekonomi. Setiap hokum ekonomi menerangkan hubungan yang ada antara faktor yang satu dengan yang laindengan asumsi ceteris paribus. Hubungan antar faktor-faktor tersebut dibedakan :
1.       Hubungan fungsional adalah hubungan faktor-faktor yang saling mempengaruhi.Misalnya hasil produksi dan pekerja.
2.      Hubungan kausa!itas adalah hubungan antar faktor-faktor. dimana satu faktor munculkarena ada faktor lain yang menyebabkannya.Misalnya bila uang yang beredar bertambah, maka akan menyebabkan inflasi.
Untuk memperoleh suatu kesimpulan yang benar, maka harus digunakan cara berflkir
sebagai berikut :
1.       Berfikir induktif adalah suatu pemikiran yang dimulai dengan mengadakan observasi,mengadakan klasiflkasi, lalu dicari apakah ada kesimpulan umum yang dapatditarik sebagai hipotesa dan menguji hipotesa tersebut agar dapat dirumuskan menjadisuatu hukum atau prinsip.Contoh : Jika pajak naik. maka daya beli konsumen menurun, jika tidak diikutidengan kenaikan pendapatan, maka konsumen akan mengurangi konsumsinya. Dengandemikian pajak merupakan alat yang efektif untuk mengendalikan inflasi.
2.      Berfikir deduktif adalah suatu pemikiran yang qimulai dengan suatu hipotesa yangdicobakan kedalam persoalan-persoalan yang sering terjadi, lalu diperiksa sampai produksi secara efektif dan efisien.seberapa jauh kebenarannya.Contoh : Semua pengusaha bertujuan untuk mencari laba yang maksimal.
Kesulitan-kesulitan yang perlu disadari dalam penyelid1kan ekonomi. karena hal inimenyangkut validitas prinsip/hukum ekonomi tersebut antara lain :
1.       Perilaku masyarakat tidak dapat diperkirakan secara tepat.
2.      Kesulitan dalam mengevealuasi faktor-faktor yang mempengaruhi sistem ekonomi.
3.      Tidak mungkin mengadakan percobaan-percobaan dalam kegiatan ekonomi. Tempatpraktek ilmu ekonomi adalah dunia nyata yang materi didalamnya tidak dapat dikuasai
4.      Sistim ekonomi selalu herkembang. Oleh karena itu setiap hukum ekonomi selaludiuji secara terus-menerus
Selain itu logika palsu yang perlu disadari dalam analisis ilmu ekonomi Antara lain:
1.       Kesalahan menarik kesimpulan (Fallacy of compocition ).Contoh : Seorang petani yang bekerja keras dapat menaikkan hasil produksinya,maka pendapatannya menjadi naik. Namun semua petani bekerja keras, sehinggaproduksi melimpah dan melebihi permintaan.Akibatnya harga turun dan tentu menurunkan pendapatan petani.
2.      Kesalahan dalam mcnentukan huhungan sebab akibat (Post hoc, ergo propter hoc).Contoh : Suatu perusahaan mengangkat manajer pemasaran baru dan volume penjualannaik. Ini tidak berarti bahwa naiknya volume penjualan karena manajer baru tersebut, tapi yang berpengaruh langsung terhadap volume penjualan adalah harga, pendapatan, dsb.
3.      Kesalahan dalam membuat analogi (False analogies).Contoh :Mempersamakan antara saving perorangan dengan saving masyarakat.
B. Permasalahan Pokok Masyarakat
Setiap masyarakat diseluruh duniaakan menghadapi masalah pokok sebagaiberikut:
1.       What adalah masalah apa yang harus diproduksi dan berapa jumlahnya serta alternative dan barang-barang dan jasa yang mana yang akan diproduksi.
2.      How adalah masalah bagaimana barang-barang itu diproduksi. dalam arti siapa yangmemproduksifaktor-faktor produksi dan teknologi apa yang digunakan.
3.      For Whom adalah siapakah yang mendapatkan dan menikmati barang-barang yangdiproduksi.
Dalam memecahkan masalah pokok tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut :
1.                   Kebiasaan dan tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat primitif.
2.                  Insting yang biasa dilakukan oleh binatang.
3.                  Komando yang dilakukan dalam masyarakat dimana diktator berkuasa.
4.                  Mekanisme harga yaitu proses yang berjalan atas dasar gaya tarik menarik antara konsumen dan produsen baik dipasar output maupun input.
Gerak harga dari setiap output (barang) dan input (faktor-faktor produksi) dapatmemecahkan ketiga masalah pokok ekonomi dengan jalan : 
a.      Bila permintaan suatu barang naik. maka harga barang tersebut akan naik juga sehingga penjual memperoleh laba yang besar. Akibatnya produsen berusaha memperbesar produksinya dan mungkin muncul produsen-produsen baru. sehingga jumlah barang yang ada melimpah. Sebaliknya jika harga barang menurun. maka laba penjual menjadi turun. Hal ini berakibat produsen menurunkan jumlah produksinya. Jadi gerak harga barang-barang dapatmenentukan apa dan berapa jumlah barang yang diproduksi (Masalah What).
b.      Suatu barang diproduksikan melalui proses kombinasi berbagai faktor produksi.Jika harga suatu faktor produksi naik. maka produsen akan menghematpenggunaannya dan menggunakan lebih banyak faktor produksi lain/penggantinyayang harganya lebih murah. Kemungkinan substitusi itu terlihat pada konsepIsoquant yaitu kurva yang menunjukkan berbagai kemungkinan kombinasi faktor produksi C dan L untuk memproduksikan suatu tingkat output tertentu.Jika harga L naik. maka produsen cenderung menghemat penggunaannya danmenggunakan faktor produksi C lebih banyak. Dari gambar itu produsen bergerakdari B ke A dan sebaliknya.



Gambar Isoquant
a.      Barang-barang hasil produbi dijual ke konsumen. Penghasilan konsumen untuk membeli barang-barang tersehut berasal dari hasil penjualan faktor-faktor produksiyang dimilikinya kepadaprodusen. Penghasilan total setiap orang tergantungpada banyaknya faktor produksi yang dimiliki dan harga setiap unitnya.

Mekanisme harga memang alat yang ampuh untuk memecahkan permasalahanekonomi. Namun untuk masalah-masalah ekonomi penting tertentu, mekanisme hargatidak bisa memecahkannya dengan baik. Masalah-masalah tersebut antara lain :
1.       Distribusi Pendapatan.
Mekanisme harga tidak selalu menjamin dipecahkannya masalah For Whom secaraadil.
2.      Ketidaksempuraan pasar.
Apabila kekuatan ekonomi yang ada dipasar terdapat perbedaan yang menyolok,maka harga yang terjadi tidak mencerminkan prioritas masyarakat secara wajar, sehingga masalah Whatdan How tidak bisa dipecahkan dengan baik.
3.      Barang-barang kolektif.
Ada barang-barang tertentu yang hanya bisa disediakan secara kolektif oleh masyarakat.Misalnya keamanan. Harga barang tersebut dipasar ttdak ada, kalaupun adatidakmencerminkan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya. Jadi masalah What tidakbisa dipecahkan dengan baik.
4.      Externalitas.
Mekanisme harga tidak bisa mcmperhitungkan pengaruh-pengaruh sosial dari kegiatanekonomi. Misalnya pengaruh suatu pabrik terhadap lingkungan.
5.      Pengelolaan perekonomian secara makro.
Mekanisme harga tidak bisa menstabllkan gejolak naik turunnya kegiatan ekonomi secara nasional.
Sebagian barang yang ada dibumi ini terbatas jumlahnya dibandingkan dengankebutuhan manusia yang. tidak terbatas. maka untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan.Kelangkaan ekonomi adalah situasi kehidupan masyarakat yang memperlihatkan sumber daya manusia dan bukan manusia ada dalam jumlah yang tertentudan didasarkan pada pengetahuan teknologi terbaik yang dapat dipakai untuk menghasilkan barang dan jasa dalam jumlah yang terbatas. Keterbatasan barang atau alatpemuas ke butuhan menyebabkan semua pihak yang ingin memuaskan kehutuhannyaharus menghadapi kenyataan bahwa setiap pilihan yang diambil akan membawa pilihanlain yang bersifat alternatif. Setiap kali memilih berarti mengorbankan kesempatan untuktidak memilih yang lain. karena itu merupakan ongkos penggantinya. Ongkos pengganti adalah nilai dan pada kesempatan yang hilang karena memilih sesuatu yang bersifat alternatif.
Dengan konsep ongkos pengganti dapat diterangkan semua persoalan ekonomi yang berkaitan dengan produkdan konsumsi.
Konsep ongkos pengganti dapat dijelaskan dalam suatu diagram yang disebut DiagramKemungkinan Terbaik.



Sumber ekonomi dapat dialihkan dari produksi mentega ke produksi senjata. Biaya untukmemproduksi senjata berarti harus mengorbankan biaya untuk memproduksi mentega.

Jika titik-titik tersebut dilukiskan kedalam suatu diagram dan dihubungkan , makaakan terlukis suatu kurva yang disebut Kurva Kemungkinan Produksi.




Kurva Kemungkinan Produksi Terbaik

Diagram tersebut menerangkan bagaimana masyarakat dapat mendistribusikanmentega dengan senjata dengan asumsi tingkat teknologi dan jumlah total sumber-sumbersudah tertentu. Setiap titik didalam kurva, misalnya titik U menunjukkan bahwa sumber-sumbertidak sepenuhnya dipakai sesuai dengan cara yang terbaik. Setiap kurva di luarkurva manunjukkan bahwa hal tersebut tidak mungkin. sebab kemampuan teknologiyang terbatas pada saat itu.

C. Sistem Ekonomi
            Sistem ekonomi adalah hubungan antara komponen-komponen ekonomi dengankerangka hukum dan adat ) ang mengatur bagaimana komponen-komponen tersebutmelakukan kegiatannya. Sistem ekonomi didunia ini dibedakan :
1.       Kapitalisme adalah sistem ekonomi yang mengakui adanya hak milik swasta atas alat-alat produksi untuk tujuan mencari laba dalam kondisi persaingan. Kapitalisme ini merupakan integrasi dari sistem :
a.      Sistem Laissez Faire adalah suatu sistem dimana pemerintah memberi keleluasaan rakyatnya untuk berbuat dan bertindak sesuai dengan keinginannya dalammenggunakan sumber-sumber daya ekonomi yang dimiliki.
b.      Sistem Kompetitif adalah sistem dimana setiap orang dapat menghasilkan seuatu yang diinginkan dan menjual dipasar.
c.       Sistem Free Private Enterprise adalah sistem dimana setiap orang bebas memiliki,mengawasi dan mengusahakan sumber-sumber daya ekonomi masyarakat.

Ciri-ciri dari sistem kapitalisme ini sebagai berikut :
a.      Pemilikan sumber-umber dan alat-alat produks1 oleh swasta.
b.      Setiap orang/kelompok orang bebas bersaing dalam mendirikan perusahaan dandengan cara apapun.
c.       Berproduksi untuk dijual kepasar dengan persaingan.
d.      Bertujuan mencari laba yang maksimum.

2.      Sosialisme adalah sistem ekonomiyang ditandai dengan adanya pemilikan dan penguasaan terhadap beberapa industri pelaksanaan program kesejahteraan yang penting bagi keperluan ekonomirakyat. Ciri-ciri sistem sosialis ini sebagai berikut :
a.      Pemilikan alat-alat dan sumber-sumber produksi oleh negara.
b.      Pengamhilan keputusan untuk memecahkan masalah pokok ekonomi oleh negara.
c.       Perencanaan dilakukan oleh pusat.
d.      Produksi, distribusi, konsumsi dan alokasi sumber-sumber produksi dan barang-barangditetapkan oleh negara melalui perencanaan berjangka.
3.      Komunisme adalah sistem ekonomi yang menganut paham bahwa setiap orang hidupdan bekerja berdasarkan motto “From each according to his ability, to each according to his needs”.


Sumber : Kuswanto, Adi dan Ichyaudin, Zuhad (1996), Seri diktat kuliah : Pengantar Ekonomi, Depok: Penerbit Gunadarma

Komentar

Postingan Populer